KEWASPADAAN MUSIM KEKERINGAN: JANGAN SAMPAI KEBAKARAN HUTAN TERJADI DI PAPUA TENGAH

Avatar of LINTAS PAPUA TENGAH
LINTAS PAPUA TENGAH
10 Agu 2026 09:17
News 0 136
2 menit membaca

Paniai, Papua Tengah — Musim kekeringan perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat di Papua Tengah. Kondisi cuaca yang semakin kering dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Sejumlah wilayah di berbagai belahan dunia, termasuk beberapa kawasan Eropa dan Asia Timur, dalam beberapa waktu terakhir menghadapi ancaman kebakaran hutan akibat kondisi panas dan kering. Fenomena tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi Papua Tengah untuk tidak lengah.

Pertanyaannya, sudah siapkah kita di Papua Tengah menghadapi musim kekeringan? Sudah siapkah dokumen penanggulangan bencana, peta risiko, personel, peralatan, serta langkah-langkah mitigasinya?

Khusus Kabupaten Paniai, kondisi Danau Paniai dan lingkungan sekitarnya juga perlu menjadi perhatian. Perubahan kondisi air, cuaca, dan lingkungan harus dipantau secara serius agar pemerintah dapat mengambil langkah sebelum terjadi keadaan yang lebih buruk.

Mantan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Paniai, Nahum Tebai, S.IP., M.Si., mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Menurutnya, penanggulangan bencana tidak boleh dilakukan setelah kejadian terjadi, tetapi harus dimulai dari pencegahan, kesiapan dokumen, pemetaan wilayah rawan, koordinasi lintas sektor, hingga kesiapan personel dan peralatan.

images 23Kekeringan bukan hanya persoalan kekurangan air. Dalam kondisi tertentu, kekeringan juga dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan yang dampaknya bisa sangat luas terhadap masyarakat, lingkungan, sumber air, perkebunan, serta ekosistem.

Karena itu, BPBD Kabupaten Paniai maupun BPBD Provinsi Papua Tengah perlu memastikan sejak sekarang bahwa seluruh langkah antisipasi sudah disiapkan. Dokumen rencana kontingensi, peta wilayah rawan, jalur evakuasi, sistem peringatan dini, sarana pemadam, serta koordinasi dengan masyarakat dan aparat di lapangan harus benar-benar siap digunakan.

Jangan menunggu sampai asap terlihat dan api mulai membesar baru kita bergerak.

Papua Tengah harus hati-hati.

Apa yang terjadi di berbagai negara dan wilayah lain harus menjadi pelajaran. Jangan sampai kebakaran hutan yang saat ini terjadi di berbagai belahan dunia justru menjadi peringatan yang kita abaikan.

Pemerintah daerah, BPBD, masyarakat adat, tokoh agama, pemuda, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan Papua Tengah.

Jangan sampai kita terlambat. Jangan sampai Papua Tengah mengalami kebakaran hutan hanya karena kita tidak siap menghadapi musim kekeringan.

Waspada sejak dini. Siapkan dokumen. Siapkan personel. Siapkan peralatan. Pantau kondisi Danau Paniai dan wilayah rawan kekeringan.

Hati-hati Papua Tengah. Bencana lebih baik dicegah daripada ditangani setelah terjadi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x