KADIN Papua Tengah Mulai Gerak: Tim 11 Petakan Potensi Alam Delapan Kabupaten

Avatar of LINTAS PAPUA TENGAH
LINTAS PAPUA TENGAH
9 Mar 2026 18:31
Daerah 0 135
4 menit membaca

Nabire, Senin 9 Maret 2026 — Tim 11 dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) wilayah Provinsi Papua Tengah menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Atensi II yang berlangsung di Kafe Cartenz, Nabire. Pertemuan tersebut membahas berbagai potensi sumber daya alam serta peluang pengembangan usaha di delapan kabupaten di Papua Tengah sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah pengurus serta anggota Tim 11 KADIN Papua Tengah yang memiliki tanggung jawab dalam memetakan potensi daerah serta merumuskan strategi pengembangan sektor usaha. Forum ini juga menjadi wadah diskusi bersama guna menyatukan gagasan dalam memanfaatkan potensi daerah secara lebih terarah dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026 03 09 at 16.34.05 WhatsApp Image 2026 03 09 at 16.34.11 WhatsApp Image 2026 03 09 at 17.14.55Dalam pembahasan tersebut, peserta rapat mengulas potensi alam yang dimiliki delapan kabupaten di Papua Tengah, yakni Kabupaten Nabire, Kabupaten Paniai, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, serta Kabupaten Mimika.

Setiap kabupaten memiliki potensi yang berbeda, baik dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga sektor perdagangan dan jasa. Oleh karena itu, Tim 11 KADIN Papua Tengah menilai bahwa pemetaan potensi daerah menjadi langkah penting dalam menentukan arah pengembangan ekonomi di wilayah tersebut.

Dalam diskusi tersebut, para peserta juga menekankan pentingnya menggerakkan sektor usaha masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan, tetapi juga mengembangkan berbagai sektor ekonomi lainnya yang lebih merata dan berkelanjutan.

Beberapa sektor usaha yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Papua Tengah antara lain sektor pertanian, perkebunan kopi dan kakao, pengolahan hasil hutan non-kayu, perikanan, peternakan, perdagangan lokal, hingga pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sektor-sektor ini dianggap mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat di berbagai wilayah.

Selain itu, pengembangan sektor perdagangan dan jasa juga menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut. Papua Tengah memiliki potensi pasar lokal yang cukup besar, terutama dengan berkembangnya pusat-pusat ekonomi di beberapa kabupaten. Jika dikelola dengan baik, sektor ini dapat menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat.

WhatsApp Image 2026 03 09 at 18.25.58Sekretaris Tim 11 KADIN Papua Tengah, Bentot Amoye Yatipai, melalui pesan WhatsApp (WA) menyampaikan bahwa koordinasi Atensi II ini merupakan langkah awal dalam menyusun strategi pengembangan ekonomi daerah yang lebih luas.

Menurutnya, Papua Tengah tidak boleh hanya dikenal sebagai daerah yang bergantung pada sektor pertambangan. Potensi ekonomi lainnya harus terus dikembangkan agar masyarakat memiliki lebih banyak peluang usaha dan sumber penghasilan.

“Papua Tengah memiliki potensi yang sangat besar, bukan hanya di sektor tambang, tetapi juga di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, perdagangan, dan usaha kecil masyarakat. Oleh karena itu, KADIN Papua Tengah melalui Tim 11 ingin mendorong pergerakan ekonomi yang lebih luas agar masyarakat bisa terlibat langsung dalam kegiatan usaha,” ujarnya melalui pesan WA.

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan sektor usaha masyarakat sangat penting untuk menciptakan ekonomi yang lebih mandiri. Dengan mendorong berbagai sektor usaha selain tambang, maka perekonomian daerah dapat tumbuh secara lebih stabil dan berkelanjutan.

Bentot juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah. Menurutnya, kerja sama yang baik antara berbagai pihak akan membuka peluang investasi baru sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

“Melalui forum koordinasi ini, KADIN Papua Tengah ingin memastikan bahwa setiap potensi daerah dapat dikembangkan dengan baik. Tidak hanya tambang, tetapi juga sektor usaha lain yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Tim 11 KADIN Papua Tengah juga menilai bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu langkah strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Banyak pelaku usaha lokal yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai keterbatasan, seperti akses modal, teknologi, serta jaringan pemasaran.

Melalui peran KADIN, diharapkan para pelaku usaha lokal dapat memperoleh dukungan dalam bentuk pelatihan, pendampingan usaha, serta akses ke pasar yang lebih luas. Dengan demikian, usaha kecil dan menengah di Papua Tengah dapat berkembang dan menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Para peserta sepakat bahwa pemanfaatan potensi alam harus dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, Papua Tengah dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia. Namun, hal tersebut membutuhkan perencanaan yang matang, kerja sama yang kuat, serta komitmen bersama dari seluruh pihak.

Melalui kegiatan koordinasi Atensi II ini, Tim 11 KADIN Papua Tengah berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan berbagai sektor usaha di Papua Tengah. Dengan demikian, potensi daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi momentum penting bagi KADIN Papua Tengah untuk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama, KADIN Papua Tengah optimis bahwa berbagai potensi yang dimiliki delapan kabupaten di Papua Tengah dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan daerah.

Ke depan, Tim 11 KADIN Papua Tengah berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dan konsolidasi guna memastikan bahwa setiap program yang dirancang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru yang lebih luas di Papua Tengah.

#Joicx

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x