Wakil Bupati Dogiyai Yuliten Anouw Ajak Kamar Adat Pengusaha Prioritaskan Orang Asli Papua dalam Pembangunan Ekonomi

Avatar of LINTAS PAPUA TENGAH
LINTAS PAPUA TENGAH
7 Mar 2026 16:08
Trending 0 855
5 menit membaca

Nabire — Komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat asli Papua kembali ditegaskan oleh Wakil Bupati Dogiyai, Yuliten Anouw, saat menghadiri kegiatan Sumpah Janji, Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Kamar Adat Pengusaha Papua Tengah Kabupaten Dogiyai periode 2026–2030 yang berlangsung di Aula Hotel Gezt, Nabire.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya organisasi pengusaha berbasis adat sebagai wadah strategis untuk memperkuat peran Orang Asli Papua (OAP) dalam sektor ekonomi dan pembangunan daerah. Ia berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat bekerja secara produktif, solid, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda Papua yang ingin berkembang di dunia usaha.

Kegiatan pelantikan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pengusaha asli Papua dalam pembangunan daerah, terutama di Kabupaten Dogiyai yang terus berupaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Menurut Wakil Bupati, kehadiran organisasi seperti Kamar Adat Pengusaha Papua Tengah memiliki arti yang sangat penting dalam memperluas ruang partisipasi masyarakat adat dalam kegiatan ekonomi. Organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kelembagaan semata, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Papua.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dogiyai memberikan dukungan penuh terhadap organisasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat asli Papua.

Ia menyampaikan bahwa selama satu tahun terakhir pemerintah daerah terus berupaya membuka peluang kerja bagi masyarakat agar dapat terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, tetapi harus memberi ruang yang luas bagi masyarakat asli Papua untuk ikut berpartisipasi dan merasakan manfaatnya.

WhatsApp Image 2026 03 06 at 23.01.54 1 WhatsApp Image 2026 03 06 at 23.01.54 WhatsApp Image 2026 03 06 at 23.01.53 1Pemerintah daerah, kata Yuliten Anouw, memiliki komitmen yang kuat untuk memastikan bahwa Orang Asli Papua dapat menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi di tanah mereka sendiri.

Hal ini juga didukung oleh berbagai kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah sejak tahun 2021, yang secara khusus memberikan prioritas kepada masyarakat Papua dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk sektor usaha dan ekonomi.

Kebijakan tersebut lahir dari kesadaran bahwa selama ini masih banyak masyarakat Papua yang belum memperoleh kesempatan yang sama dalam dunia usaha dan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan kebijakan afirmatif yang memberi ruang lebih besar bagi pengusaha asli Papua.

Menurut Wakil Bupati, tujuan utama dari kebijakan tersebut adalah agar masyarakat Papua tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah, tetapi benar-benar menjadi tuan di negeri sendiri.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki latar belakang pengalaman di lembaga masyarakat dan tidak sepenuhnya berasal dari birokrasi pemerintahan. Pengalaman tersebut membuatnya memahami pentingnya peran organisasi masyarakat dan lembaga adat dalam pembangunan daerah.

Karena itu, ia berharap komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan organisasi yang memiliki dasar hukum yang jelas dapat terus diperkuat demi terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain menekankan pentingnya peran organisasi dalam pembangunan ekonomi, Wakil Bupati juga memberikan pesan khusus kepada pengurus yang baru dilantik agar menjaga kekompakan dan menghindari konflik internal yang dapat menghambat perkembangan organisasi.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam sebuah organisasi seringkali bukan berasal dari luar, tetapi dari dalam organisasi itu sendiri. Oleh karena itu, ia mengingatkan bahwa seluruh pengurus harus mampu menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan kesempatan bagi seluruh anggota organisasi dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan. Dengan memberikan kesempatan yang adil bagi semua anggota, organisasi akan mampu berkembang secara sehat dan menjadi lebih kuat.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak akan ragu memberikan kepercayaan kepada pengusaha asli Papua apabila mereka mampu menunjukkan kualitas kerja yang baik dan profesional.

Menurutnya, kualitas pekerjaan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pemerintah terhadap para pengusaha lokal.

Jika suatu pekerjaan yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik, tepat waktu, dan memiliki kualitas yang baik, maka pemerintah akan semakin percaya untuk memberikan peluang yang lebih besar kepada pengusaha asli Papua.

Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Adat Pengusaha Papua Tengah untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalitas, dan kualitas kerja mereka.

Dengan demikian, kehadiran organisasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para anggotanya, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Dogiyai yang tidak dapat hadir dalam acara pelantikan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pada waktu yang bersamaan Bupati Dogiyai sedang menghadiri agenda lain di Kabupaten Dogiyai yang tidak dapat ditinggalkan.

Meskipun demikian, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap kegiatan pelantikan tersebut serta berharap organisasi ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Kamar Adat Pengusaha Papua Tengah Kabupaten Dogiyai yang baru dilantik untuk periode 2026–2030.

Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta membuka lebih banyak peluang usaha bagi Orang Asli Papua.

Dengan adanya organisasi ini, diharapkan semakin banyak pengusaha asli Papua yang mampu berkembang, mandiri, dan berdaya saing, sehingga dapat berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah.

Pelantikan pengurus Kamar Adat Pengusaha Papua Tengah Kabupaten Dogiyai ini sekaligus menjadi simbol harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Dogiyai.

Melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, diharapkan pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan dapat terwujud di tanah Papua.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x