

MIMIKA, LINTAS PAPUA TENGAH — Warga Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Sabtu (4/10/2025).
Aghnia Zahra, warga Timika pengguna kendaraan roda empat, mengaku sudah berkeliling ke beberapa SPBU namun tidak menemukan bahan bakar yang dibutuhkan.
“Pertalite kosong dari kemarin, saya sudah keliling tapi tidak ada. Terpaksa beli bensin botolan,” kata Aghnia kepada wartawan Seputarpapua.com.
Tidak hanya Pertalite, Aghnia juga menyebut Pertamax turut tidak tersedia di SPBU sekitar kota.
Menanggapi kondisi tersebut, Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala, menjelaskan bahwa kekosongan BBM disebabkan keterlambatan kapal pengangkut bahan bakar akibat cuaca buruk.
“Stok di Jobber menipis karena kapal pengangkut BBM tertunda keberangkatannya. Akibatnya, penyaluran ke SPBU sementara kami batasi hingga sekitar 50 persen dari penjualan normal harian,” ujar Junaedi.
Ia menegaskan, Pertamina telah melakukan penjadwalan ulang distribusi dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta membeli BBM subsidi sesuai kebutuhan.
“Kami harap masyarakat tidak panik dan tidak membeli dalam jumlah berlebihan. Gunakan BBM sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” tambahnya.
Sebagai alternatif, Pertamina menyarankan masyarakat untuk membeli Pertamax di Pertashop yang tersebar di beberapa titik di wilayah Timika.
“Harga Pertamax di Pertashop bahkan lebih hemat sekitar Rp100 per liter dibanding SPBU. Jadi masyarakat tidak perlu membeli bensin eceran yang tidak resmi,” jelasnya.
Pertamina memastikan pasokan BBM akan segera normal setelah kapal pengangkut kembali beroperasi dan kondisi cuaca membaik.
(Lintas Papua Tengah)


Tidak ada komentar