
Foto dok ApindoKantor DPP APINDO Papua Tengah – Selasa, 02 Desember 2025
Pelantikan kepengurusan APINDO untuk empat kabupaten—Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya—menjadi momentum penting bagi pembangunan dunia usaha di Provinsi Papua Tengah. Acara yang berlangsung pada Selasa, 02 Desember 2025 di Kantor DPP APINDO Papua Tengah ini menandai langkah besar dalam memperluas struktur organisasi dan memperkuat sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah.
Dengan mengangkat tema resmi:
kegiatan ini dimaksudkan sebagai titik awal konsolidasi organisasi dan komitmen bersama untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Tengah.
Pelantikan ini merupakan bagian dari agenda besar DPP APINDO Papua Tengah dalam membangun jejaring kerja yang solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman. Dengan terbentuknya kepengurusan di Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya, APINDO memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan sektor usaha dan memfasilitasi kolaborasi dunia usaha.
Beberapa minggu sebelumnya, Ketua APINDO Papua Tengah juga telah resmi melantik kepengurusan Kabupaten Paniai dalam acara terpisah. Sementara untuk beberapa kabupaten yang belum siap, seperti Mimika, Puncak, dan Puncak Jaya, DPP APINDO Papua Tengah telah mengirimkan karateker sebagai bentuk pendampingan sementara agar roda organisasi tetap berjalan.
Dalam sambutannya, Ketua DPP APINDO Papua Tengah Bapak Fransiskus Pekei menegaskan pentingnya pelantikan ini sebagai fondasi bagi pembangunan ekonomi daerah. Ia menyampaikan:
“Pelantikan empat kabupaten hari ini adalah langkah maju dalam memperkuat struktur APINDO di seluruh Papua Tengah. Dengan terbentuknya kepengurusan di Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya, kami ingin memastikan bahwa dunia usaha hadir sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.”
Ia juga menambahkan bahwa penguatan APINDO bukan sekadar pembentukan kepengurusan, tetapi membangun jaringan kolaborasi yang konkret:
“Dunia usaha harus bersatu, bekerja sama dengan pemerintah, dan menghadirkan solusi bagi tantangan pembangunan. Kami juga telah melantik Kabupaten Paniai beberapa minggu lalu, dan untuk daerah seperti Mimika, Puncak, dan Puncak Jaya, kami sementara menurunkan karateker agar organisasi tetap berjalan sambil menyiapkan struktur definitif.”
Ketua APINDO juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, serta mengajak mereka menjaga integritas, profesionalitas, dan dedikasi demi kemajuan Papua Tengah.
Sebagai pusat pemerintahan provinsi, Nabire memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi model pembangunan ekonomi. Pengurus APINDO Nabire diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan usaha, memperkuat UMKM, menjalin kemitraan strategis, dan membuka peluang investasi baru di wilayah ini.
Dogiyai memiliki kekuatan ekonomi berbasis pertanian dan perdagangan lokal. Kepengurusan APINDO Dogiyai diharapkan hadir sebagai wadah yang memfasilitasi UMKM, memperkuat jejaring usaha, dan mendampingi pelaku ekonomi agar mampu bersaing di tingkat regional dan provinsi.
Kabupaten Deiyai terus menunjukkan perkembangan dalam dunia usaha. Pelantikan kepengurusan kabupaten ini—yang sebenarnya telah dilakukan lebih awal oleh Ketua APINDO—menjadi bukti komitmen organisasi dalam membangun daerah secara bertahap dan sistematis.
Dengan segala keterbatasan geografis dan situasi keamanan, Intan Jaya tetap dipandang sebagai wilayah yang memiliki potensi ekonomi besar. Kehadiran APINDO Intan Jaya menjadi simbol bahwa dunia usaha tetap dapat berjalan, bertahan, dan tumbuh jika dibangun melalui kemitraan dan pendampingan berkelanjutan.
Pelantikan empat kabupaten ini mempertegas komitmen APINDO untuk menjadi garda depan pembangunan ekonomi Papua Tengah. Sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat, dinamis, dan inklusif.
Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, APINDO Papua Tengah siap memperkuat kontribusi bagi kemajuan daerah, membuka ruang investasi, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Lintas Papua Tengah)


Tidak ada komentar