

Enagotadi, Papua Tengah – Pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua Tengah bersama delapan kabupaten di wilayah pemekaran baru ini resmi digelar di Kota Timika. Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Papua Tengah ini turut dihadiri Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, bersama sepuluh jajaran pengurus pusat. Kehadiran pimpinan tertinggi KADIN nasional tersebut menjadi bukti nyata perhatian besar terhadap dunia usaha di Tanah Papua.
Pelantikan KADIN Papua Tengah tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial semata, melainkan momentum konsolidasi besar untuk menentukan arah pembangunan ekonomi daerah.
Ketua KADIN Kabupaten Paniai, Deki Gobai, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas suksesnya pelantikan ini. Ia menegaskan, bagi Kabupaten Paniai, kehadiran KADIN di tingkat provinsi maupun kabupaten merupakan rumah besar yang akan memperkuat koordinasi para pelaku usaha lokal.
“Ini adalah tonggak sejarah yang penting. Dengan adanya KADIN Papua Tengah, kami di Paniai merasa punya wadah bersama untuk memperjuangkan kepentingan dunia usaha, memperkuat UMKM, dan membangun sinergi dengan pemerintah,” ujar Gobai.
Acara pelantikan ini semakin istimewa karena dihadiri langsung oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya Papua Tengah sebagai bagian dari jejaring ekonomi nasional yang memiliki potensi besar, mulai dari sumber daya alam, pertanian, perikanan, hingga sektor UMKM.
Kehadiran KADIN pusat di Timika dipandang sebagai bentuk komitmen nyata agar Papua Tengah tidak hanya dilihat sebagai wilayah konsumen, melainkan juga produsen yang mampu memberi kontribusi ekonomi nasional.
“Bagi kami di Paniai, kehadiran Bapak Anindya adalah dorongan moral sekaligus bukti bahwa usaha lokal punya tempat dalam rantai ekonomi yang lebih besar. Ini menandakan bahwa Papua Tengah mulai diperhitungkan secara nasional,” tambah Gobai.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KADIN Kabupaten Paniai menekankan tiga fokus utama yang menjadi arah kerja ke depan:
Dalam rilisnya, Gobai juga menyerukan ajakan terbuka kepada seluruh pengusaha Orang Asli Papua (OAP) untuk ikut aktif dalam wadah KADIN. Ia menekankan pentingnya keterlibatan OAP agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi benar-benar mengambil bagian dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Pelantikan ini adalah momentum kita. Kalau kita tidak hadir dan tidak ambil bagian, maka peluang besar akan lewat begitu saja. Saya mengajak semua pengusaha OAP untuk bersatu, bergandeng tangan, memperkuat jaringan, dan bekerja keras demi masa depan dunia usaha Papua Tengah,” ucapnya penuh semangat.
Dengan resmi terbentuknya KADIN Papua Tengah, Gobai berharap roda ekonomi di provinsi baru ini akan lebih terarah dan profesional. Ia juga menekankan agar seluruh kabupaten saling menopang dalam memajukan dunia usaha.
“Paniai siap memberikan dukungan penuh. Kami tidak ingin hanya sekadar menjadi bagian dari nama besar KADIN, tetapi ingin bekerja nyata untuk masyarakat. Saya percaya, jika kita kompak, Papua Tengah bisa menjadi contoh bagi daerah lain bahwa dunia usaha di Tanah Papua mampu bangkit,” pungkasnya.
Pelantikan KADIN Papua Tengah di Timika menjadi catatan penting dalam perjalanan pembangunan ekonomi daerah. Dengan dukungan pemerintah, kehadiran KADIN nasional, serta semangat pengusaha lokal, Papua Tengah kini memasuki babak baru dalam membangun iklim usaha yang sehat, inklusif, dan berdaya saing.
Bagi Kabupaten Paniai, melalui kepemimpinan Ketua KADIN Deki Gobai, momentum ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat UMKM, memperluas jaringan antarwilayah, dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Enagotadi, 7 Oktober 2025
Redaksi


Tidak ada komentar