

Nabire — 17 November 2025. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Papua Tengah resmi melantik lima Ketua KADIN kabupaten dalam sebuah upacara bersejarah yang diselenggarakan di Aula RRI Nabire, Jalan Merdeka. Pelantikan ini menandai penguatan struktur organisasi KADIN di tingkat kabupaten serta menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah berbasis potensi unggulan lokal.
Lima ketua KADIN kabupaten yang dilantik secara resmi yaitu:
Pelantikan dilakukan oleh Ketua KADIN Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai, dengan dihadiri pemerintah, pelaku usaha, organisasi bisnis, UMKM, tokoh gereja, tokoh masyarakat, pemuda, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Alexander Gobai menegaskan bahwa pelantikan serentak lima kabupaten ini adalah tonggak sejarah baru bagi dunia usaha di Papua Tengah.
“KADIN hadir untuk menjembatani kepentingan pemerintah dan pelaku usaha. Kami tidak hanya berbicara tentang potensi, tetapi bagaimana mengubah potensi menjadi kekuatan ekonomi nyata. Pengusaha lokal harus menjadi tuan di negeri sendiri,” kata Alexander Gobai.
Ia meminta seluruh ketua KADIN kabupaten yang dilantik untuk bekerja profesional, membangun kemitraan strategis, dan membuka akses pasar lebih luas bagi UMKM dan pengusaha lokal.
Ketua KADIN Dogiyai, Amatus Anouw, menegaskan bahwa buah merah merupakan komoditas unggulan yang harus didorong menjadi industri utama daerah.
“Buah merah adalah emas merah Dogiyai. Kami akan membangun sistem pengolahan dan mendorong produk turunan bernilai tinggi untuk kebutuhan kesehatan dan industri nasional,” ujarnya.
Ketua KADIN Deiyai, Deki Mote, menyampaikan bahwa Deiyai memiliki potensi besar kebun teh dataran tinggi, yang kualitasnya sangat kompetitif secara nasional.
“Kami akan memperluas perkebunan teh, meningkatkan pengolahan pasca panen, dan membangun brand teh Deiyai sebagai ikon minuman herbal Papua,” jelasnya.
Ketua KADIN Paniai, Deki Gobai, menekankan bahwa Kopi Paniai telah mendapat pengakuan nasional dan berpeluang besar masuk pasar internasional.
“Kopi Paniai adalah simbol perjuangan ekonomi rakyat. Kami akan membangun sentra kopi, fasilitas roasting, sertifikasi standar kualitas, serta membuka jalur ekspor,” tegasnya.

KETUA KADIN INTAN JAYA (AGUSTINUS UGIPA,S.M)
Ketua KADIN Intan Jaya, Agustinus Ugipa, memaparkan bahwa wilayah Intan Jaya memiliki potensi besar di sektor pertanian organik, hortikultura dataran tinggi, serta sumber daya mineral.
“Kami mulai dari keterbatasan, tetapi kami yakin Intan Jaya dapat berkembang menjadi pusat produksi pertanian organik terbaik di Papua Tengah. Kami siap membuka peluang investasi yang transparan dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Foto Hengky M.Tinal,S.IP
Ketua KADIN Puncak, Hengki Tinal, menegaskan bahwa Kabupaten Puncak memiliki kekuatan ekonomi pada peternakan, produksi pangan lokal, dan komoditas perkebunan pegunungan.
“Kami akan fokus membangun industri peternakan dan pangan lokal seperti sayuran dataran tinggi dan produksi unggas, sehingga Puncak dapat menjadi salah satu pusat suplai pangan Pegunungan Tengah,” ujar Hengki Tinal.
Dalam sesi konferensi pers, Albertus Keiya, selaku Direktur Eksekutif KADIN Papua Tengah, menyampaikan bahwa pelantikan lima kabupaten ini merupakan langkah awal perluasan struktur resmi KADIN di seluruh wilayah Papua Tengah.
“Hari ini kita baru melantik lima kabupaten. Dalam waktu dekat kami akan memproses dan merekomendasikan tiga kabupaten berikutnya yaitu Nabire, Mimika, dan Puncak Jaya untuk segera ditetapkan ketua definitifnya,” tegas Albertus Keiya.
Ia menegaskan bahwa KADIN Papua Tengah bekerja cepat dan terukur untuk memastikan keberadaan organisasi di setiap kabupaten mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kekuatan pengusaha lokal dan UMKM.
“KADIN bukan organisasi politik, tetapi ruang kolaborasi para pelaku usaha untuk membangun kesejahteraan rakyat Papua. Kami mengajak semua pihak bekerja sama dalam membangun ekonomi Papua Tengah yang modern dan berdaya saing,” tambahnya.
Acara pelantikan ditutup dengan penandatanganan komitmen kerja, doa bersama, dan sesi foto resmi.
Pelantikan ini mempertegas bahwa Papua Tengah telah memasuki babak baru dalam pembangunan ekonomi daerah dengan semangat:


Tidak ada komentar