
foto suasana Pertemuan sedang berlangsungNabire, Papua Tengah — Dalam suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua Tengah, Bapak Aleksander Gobai, SE, memimpin rapat koordinasi bersama beberapa Wakil Ketua Bidang di Warung Makan Surya Damanik, Jalan L. Yos Sudarso Nomor 5, Nabire, tepat di samping Bank Mega dan Egger, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Rapat tersebut berlangsung pada malam hari dan menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus KADIN Papua Tengah untuk memperkuat konsolidasi menjelang keberangkatan rombongan dari Nabire menuju Timika.
Rapat dimulai sekitar pukul 18.30 WIT dan dihadiri oleh sejumlah Wakil Ketua Bidang, di antaranya bidang investasi, perdagangan, UMKM, serta bidang hubungan antar lembaga. Suasana di Warung Makan Surya Damanik terasa santai namun serius, dengan aroma kopi dan makanan khas yang menemani jalannya diskusi panjang. Tempat yang sederhana namun nyaman itu menjadi saksi bagi komitmen para pengurus KADIN Papua Tengah untuk bekerja bersama membangun ekonomi daerah.
Dalam pembukaannya, Ketua KADIN Papua Tengah, Aleksander Gobai, menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar rapat biasa, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memastikan seluruh pengurus siap dalam menghadapi agenda besar di Timika.
“Kita berangkat ke Timika membawa nama besar Papua Tengah. Karena itu, kita harus menunjukkan kesiapan, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan. KADIN Papua Tengah adalah rumah besar dunia usaha, dan kita harus menjadi contoh bagi para pelaku ekonomi di wilayah ini,” ujar Gobai.
Fokus utama rapat malam itu adalah membahas persiapan keberangkatan pengurus dari Nabire menuju Timika, serta memastikan setiap bidang memahami tanggung jawabnya dalam struktur organisasi KADIN Papua Tengah periode 2025–2030.
Sekretaris KADIN Papua Tengah, Albertus Keiya, S.Sos, dalam laporannya menjelaskan bahwa seluruh pengurus yang akan berangkat sudah tercatat dan siap dengan seragam resmi, yakni kemeja putih polos lengan panjang berlogo KADIN Papua Tengah. Ia juga menyampaikan bahwa tim panitia yang berada di Timika telah bekerja keras mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis untuk acara pelantikan, termasuk akomodasi, transportasi, dan tempat kegiatan.
“Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan biasa. Ini adalah langkah simbolis menuju pengukuhan semangat baru dunia usaha Papua Tengah. Kita berangkat dengan kebersamaan, membawa misi besar untuk memajukan ekonomi daerah,” ujar Keiya di hadapan peserta rapat.
Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga, Bapak Melianus Pakage, menambahkan pandangan penting terkait pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antar pengurus selama proses keberangkatan dan kegiatan di Timika.
“Kita harus tetap satu komando. Baik di perjalanan maupun di tempat kegiatan, semua harus berjalan tertib dan saling mendukung. KADIN Papua Tengah akan menjadi contoh bagi daerah lain, dan itu dimulai dari sikap disiplin kita sendiri,” tegas Melianus Pakage.
Selain membahas keberangkatan, rapat juga menjadi ajang konsolidasi untuk memastikan bahwa setiap bidang dalam struktur KADIN siap menjalankan tugas dan program kerja setelah pelantikan. Ketua Gobai menekankan pentingnya setiap pengurus memahami posisi dan peran strategisnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setelah pelantikan, fokus KADIN Papua Tengah akan diarahkan pada penguatan peran pengusaha lokal, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, serta mendorong investasi di sektor-sektor potensial seperti pertanian, perikanan, dan energi.
“Setelah kita kembali dari Timika, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai. Kita harus bergerak cepat menyiapkan program kerja 2026. KADIN Papua Tengah tidak boleh hanya hadir secara simbolik, tapi harus memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat,” jelas Gobai.
Pemilihan Warung Makan Surya Damanik sebagai lokasi rapat memberikan kesan tersendiri. Tempat ini dikenal luas di Nabire sebagai titik kumpul para pelaku usaha dan masyarakat. Dengan lokasinya yang strategis di Jalan Yos Sudarso, suasana warung yang sederhana namun hangat menjadikan pertemuan berlangsung akrab dan terbuka.
Beberapa pengurus menilai bahwa rapat di tempat seperti ini memberi ruang lebih bebas untuk berdialog, saling memberi ide, dan menguatkan rasa kebersamaan. Obrolan ringan di sela-sela rapat juga mempererat hubungan antaranggota yang sebelumnya hanya berinteraksi secara formal di kantor atau grup komunikasi.
Menjelang akhir rapat, Ketua Gobai memberikan penegasan penting. Ia meminta seluruh pengurus menjaga nama baik organisasi dan memastikan semua persiapan keberangkatan berjalan lancar tanpa hambatan. Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota yang berangkat ke Timika tetap menjaga sikap profesional dan etika organisasi.
“Kita akan tampil di hadapan para pejabat nasional dan pimpinan KADIN Indonesia. Karena itu, jaga penampilan, jaga disiplin, dan yang paling penting, jaga kebersamaan kita. Dunia usaha Papua Tengah harus dikenal karena komitmen dan integritasnya,” pesan Gobai.
Rapat ditutup dengan doa bersama dan makan malam sederhana. Para peserta tampak puas dengan hasil diskusi yang padat namun efektif. Banyak yang berharap bahwa pertemuan ini menjadi awal dari koordinasi yang lebih solid antar bidang dan pengurus dalam memperkuat kiprah KADIN Papua Tengah di masa mendatang.


Tidak ada komentar