

Dogiyai ,Selasa 7 Oktober Menjelang pelantikan resmi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah yang akan digelar beberapa minggu ke depan, dalam bulan Oktober 2025 ini, para pengurus KADIN dari kabupaten se-Papua Tengah tengah mempersiapkan diri dengan penuh antusias. Salah satunya datang dari Ketua KADIN Kabupaten Dogiyai, Amatus Anouw, yang menegaskan komitmennya untuk hadir sekaligus membawa semangat baru dunia usaha dari tanah Mee Pago.
Dalam pernyataannya, Amatus menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah awal yang sangat penting dalam menata arah ekonomi Papua Tengah.
“Saya siap hadir mengikuti pelantikan di Timika bulan ini. Bagi saya pribadi dan bagi masyarakat Dogiyai, ini adalah momentum penting untuk menegaskan bahwa pengusaha lokal siap berdiri dan bekerja sama membangun daerah,” ujarnya dengan penuh semangat.
Menurut Amatus, dengan terbentuknya KADIN Papua Tengah, para pelaku usaha lokal akan lebih terorganisir, mendapat akses jaringan yang luas, serta memiliki wadah untuk memperjuangkan kepentingan ekonomi masyarakat di tingkat provinsi maupun nasional.
Kabupaten Dogiyai dikenal memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, peternakan, hingga perdagangan lokal. Namun, banyak potensi tersebut belum tergarap maksimal karena keterbatasan infrastruktur, akses modal, dan pasar.
Amatus menilai, melalui KADIN, Dogiyai dapat lebih percaya diri mempromosikan potensi daerahnya.
“Dogiyai memiliki kekayaan alam dan sumber daya manusia yang luar biasa. Tantangan kita selama ini adalah pemasaran dan akses modal. Dengan adanya KADIN, kita berharap bisa membuka pintu investasi sekaligus memperkuat UMKM lokal,” jelasnya.
Dipilihnya Kota Timika sebagai lokasi pelantikan memiliki arti tersendiri. Timika selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Papua. Infrastruktur yang lebih memadai, arus barang yang lancar, serta keberadaan perusahaan tambang besar membuat Timika menjadi magnet ekonomi.
“Timika bisa jadi contoh bagi kabupaten lain. Namun yang terpenting, kita tidak hanya menonton, melainkan ikut belajar dan membangun kapasitas. Dogiyai harus ikut bergerak maju,” tutur Amatus.
Lebih jauh, Amatus menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah. Ia meyakini bahwa KADIN hanya akan kuat bila seluruh pengurus kabupaten saling mendukung dan bekerja bersama.
“Saya percaya Dogiyai, Nabire, Deiyai, Paniai, Mimika, Intan Jaya, hingga Puncak dan Puncak Jaya harus berjalan bersama. Kalau kita kompak, KADIN Papua Tengah akan jadi kekuatan besar yang mendorong perubahan nyata,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Ketua KADIN Papua Tengah terpilih, Alexsander Gobai, SE, yang dinilainya mampu membawa semangat baru bagi dunia usaha lokal.
Amatus juga menegaskan bahwa fokusnya ke depan adalah pengembangan UMKM di Dogiyai. Ia melihat banyak anak muda Dogiyai yang mulai merintis usaha kecil di bidang kuliner, kerajinan, maupun jasa.
“Kita harus dukung anak-anak muda ini. Dari pelatihan, permodalan, hingga pemasaran. UMKM adalah tulang punggung ekonomi keluarga, dan kalau UMKM kuat, Dogiyai juga akan semakin sejahtera,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa UMKM juga perlu diarahkan pada digitalisasi dan jejaring pemasaran modern agar produk lokal tidak hanya dikenal di Dogiyai, tetapi juga bisa menembus pasar Papua bahkan nasional.
Masyarakat Dogiyai menyambut baik kesiapan Amatus menghadiri pelantikan di Timika. Mereka percaya, dengan keterlibatan aktif Amatus, suara Dogiyai akan terdengar lebih lantang dalam percaturan dunia usaha Papua Tengah.
“Dogiyai tidak boleh tertinggal. Kita punya potensi besar, dan ini saatnya menunjukkan bahwa kita mampu berdiri sejajar dengan daerah lain. Pelantikan bulan ini hanya awal, perjalanan panjang masih menanti, dan saya siap bekerja untuk Dogiyai,” pungkasnya.
Kesiapan Ketua KADIN Dogiyai, Amatus Anouw, menghadiri pelantikan KADIN Papua Tengah di Timika dalam bulan Oktober 2025 ini menjadi tanda optimisme baru bagi dunia usaha di Dogiyai. Dengan membawa semangat kolaborasi, keberpihakan pada UMKM, serta komitmen untuk memajukan ekonomi masyarakat, Amatus berharap Dogiyai bisa ikut merasakan manfaat nyata dari kehadiran KADIN sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah.


3 bulan lalu
Selamat siang kk
3 bulan lalu
juga