

Peningkatan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia dalam bidang olahraga merupakan langkah strategis untuk mendorong prestasi daerah. Salah satu upaya nyata terlihat dalam pelaksanaan Penataran Wasit Bola Voli Tingkat Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Nabire pada tanggal 20 sampai 22 November. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Tengah bekerja sama dengan KONI serta Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan cabang olahraga bola voli, karena kehadiran wasit yang kompeten merupakan faktor utama terselenggaranya pertandingan yang adil, berkualitas, dan bermartabat. Spanduk utama kegiatan yang terpampang jelas di ruang pelatihan menegaskan identitas acara dengan tulisan: “Penataran Wasit Bola Voli Tingkat Provinsi Papua Tengah”, dilengkapi logo resmi penyelenggara yang menunjukkan keseriusan dan profesionalisme program pembinaan SDM olahraga ini.
Peserta pelatihan berasal dari berbagai kabupaten di Papua Tengah dan terdiri dari putra-putri terbaik daerah. Mereka tampak mengenakan seragam biru muda sebagai lambang persatuan, disiplin, serta tekad untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan bola voli di wilayahnya masing-masing.
Kegiatan penataran wasit bola voli di Nabire ini memiliki tujuan yang sangat strategis, di antaranya:
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pertandingan-pertandingan bola voli di Papua Tengah ke depan dapat berlangsung lebih profesional, sehingga memotivasi klub dan atlet untuk terus berkembang.
Salah satu peserta penataran, Pelipus Pigai, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari di Nabire. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan perangkat pertandingan yang unggul.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti Penataran Wasit Bola Voli Tingkat Provinsi yang berlangsung di Nabire pada tanggal 20 sampai 22 November ini. Terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Tengah, KONI, dan seluruh penyelenggara yang memberikan kami kesempatan berharga untuk belajar dan meningkatkan kemampuan. Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang peraturan pertandingan yang benar dan profesional. Kami siap menjadi wasit yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap pertandingan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut agar semakin banyak SDM olahraga lahir dan berkembang di Papua Tengah,” ungkap Pelipus Pigai dengan penuh semangat.
Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga tentang membangun karakter seorang wasit yang memegang prinsip keadilan.
Dengan terlaksananya penataran ini, Papua Tengah memiliki fondasi kuat untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi bola voli di berbagai jenjang. Para calon wasit yang telah mengikuti pelatihan di Nabire diharapkan mampu menjadi motor perubahan dalam pembinaan prestasi olahraga daerah.
Penyelenggaraan yang terencana dan didukung penuh oleh pemerintah provinsi menunjukkan bahwa pembinaan olahraga tidak hanya fokus pada atlet, tetapi juga seluruh unsur pendukungnya. Hal ini merupakan langkah maju menuju kemandirian olahraga Papua Tengah.
Spanduk yang terpampang pada momen dokumentasi bersama bukan hanya pelengkap kegiatan, tetapi simbol komitmen dan tekad bahwa Papua Tengah siap melahirkan wasit berkualitas dan berintegritas tinggi.
Penataran Wasit Bola Voli Tingkat Provinsi Papua Tengah di Nabire pada 20–22 November telah menjadi langkah besar dalam membangun masa depan olahraga yang lebih maju dan bermartabat. Semangat para peserta menunjukkan bahwa olahraga Papua Tengah memiliki masa depan yang cerah.
Olahraga maju – Papua Tengah berkembang – Prestasi gemilang!
Salam sportivitas dan sukses untuk semua peserta penataran.


Tidak ada komentar